Rabu, 21 Desember 2016

Integritas Sosial

Saya akan membahas tentang Intergritas Sosial yang merupakan pembahasan dalam mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan dalam Program Studi Manajemen Informatika Politeknik Negeri Lsmpung
Pengertiian Integrasi Sosial
Integrasi berasal dari bahasa inggris "integration" yang berarti kesempurnaan atau keseluruhan. Integrasi sosial dimaknai sebagai proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi. Definisi lain mengenai integrasi adalah suatu keadaan di mana kelompok-kelompok etnik beradaptasi dan bersikap komformitas terhadap kebudayaan mayoritas masyarakat, namun masih tetap mempertahankan kebudayaan mereka masing-masing. Integrasi memiliki 2 pengertian, yaitu :
  • Pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan sosial dalam suatu sistem sosial tertentu.
  • Membuat suatu keseluruhan dan menyatukan unsur-unsur tertentu.
Integrasi sosial adalah jika yang dikendalikan, disatukan, atau dikaitkan satu sama lain itu adalah unsur-unsur sosial atau kemasyarakatan. Dalam KBBI di sebutkan bahwa integrasi adalah pembauan sesuatu yang tertentu hingga menjadi kesatuan yang utuh dan bulat. Istilah pembauran tersebut mengandung arti masuk ke dalam, menyesuikan, menyatu, atau melebur sehingga menjadi satu.
Banton (dalam Sunarto, 2000 : 154) mendefinisikan integrasi sebagai suatu pola hubungan yang mengakui adanya perbedaan ras dalam masyarakat, tetapi tidak memberikan makna penting pada perbedaan ras tersebut.
Menurut pandangan para penganut fungsionalisme structural, system social senantiasa terintegrasi di atas dua landasan berikut: Suatu masyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya consensus di antara sebagian besar anggota masyarakat tentang nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat fundamental.
Syarat-Syarat Integrasi Sosial
            Integrasi social akan terbentuk di masyarakat apabila sebagian besar anggota masyarakat tersebut memiliki kesepakatan tentang batas-batas territorial dari suatu wilayah atau Negara tempat mereka tinggal.
            Selain itu, sebagian besar masyarakat tersebut bersepakat mengenai struktur kemasyarakatan yang di bangun, termasuk nilai-nilai, norma-norma, dan lebih tinggi lagi adalah pranata-pranata sosisal yang berlaku dalam masyarakatnya, guna mempertahankan keberadaan masyarakat tersebut. Selain itu, karakteristik yang di bentuk sekaligus manandai batas dan corak masyarakatnya.
            Menurut William F. Ogburn da Mayer Nimkoff, syarat berhasilnya suatu integrasi social adalah:
  1. Anggota-anggota masyarakat merasa bahwa mereka berhasil saling mengisi kebutuhan-kebutuhan satu dengan yang lainnya. Hal ini berarti kebutuhan fisik berupa sandang dan pangan serta kebutuhan sosialnya dapat di penuhi oleh budayanya. Terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan ini menyebabkan masyarakat perlu saling menjaga keterikatan antara satu dengan lainnya.
  2. Masyarakat berhasil menciptakan kesepakatan (consensus) bersama mengenai norma-norma dan nilai-nilai social yang di lestarikan dan di jadikan pedoman dalam berinteraksi satu dengan yang lainnya, termasuk menyepakati hal-hal yang di larag menurut kebudayaannya.
  3. Norma-norma dan nilai social itu berlaku cukup lama dan di jalankan secara konsisten serta tidak mengalami perubahan sehingga dapat menjadi aturan baku dalam melangsungkan proses interaksi social.
Kesimpulan
·         Integrasi berasal dari bahasa inggris "integration" yang berarti kesempurnaan atau keseluruhan. integrasi sosial dimaknai sebagai proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi. Dalam KBBI di sebutkan bahwa integrasi adalah pembauan sesuatu yang tertentu hingga menjadi kesatuan yang utuh dan bulat. Istilah pembauran tersebut mengandung arti masuk ke dalam, menyesuikan, menyatu, atau melebur sehingga menjadi satu.
  • Menurut William F. Ogburn da Mayer Nimkoff, syarat berhasilnya suatu integrasi social adalah:
a. Anggota-anggota masyarakat merasa bahwa mereka berhasil saling mengisi kebutuhan-kebutuhan satu dengan yang lainnya. Hal ini berarti kebutuhan fisik berupa sandang dan pangan serta kebutuhan sosialnya dapat di penuhi oleh budayanya. Terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan ini menyebabkan masyarakat perlu saling menjaga keterikatan antara satu dengan lainnya.
b.  Masyarakat berhasil menciptakan kesepakatan (consensus) bersama mengenai norma-norma dan nilai-nilai social yang di lestarikan dan di jadikan pedoman dalam berinteraksi satu dengan yang lainnya, termasuk menyepakati hal-hal yang di larag menurut kebudayaannya.
C. Norma-norma dan nilai social itu berlaku cukup lama dan di jalankan secara konsisten serta tidak mengalami perubahan sehingga dapat menjadi aturan baku dalam melangsungkan proses interaksi social.

Contoh Rumus Vlookup dan Hlookup Dalam Exel

Kali ini saya akan memberikan contoh rumus vlookup dan hlookup dalam Microsoft exel yang merupakan pembahasan dalam mata kuliah Paket Program Niaga pada Program Studi Manajemen Informatika Politeknik Negeri Lampung.

Ini adalah contoh dengan menggunakan rumus Vlookup. Vlookup digunakan untuk menghitung yang berbentuk Vertikal (atas-bawah). atau kolom.



Ini adalah contoh dengan menggunakan rumus Hlookup. Hlookup digunakan untuk menghitung yang bagian horizontal(menyamping/baris).



Sabtu, 17 Desember 2016

Contoh Surat undangan menggunakan Header and Footer

kali ini saya akan memberikan contoh penulisan surat undangan



LAPORAN PRAKTIKUM
PAKET PROGRAM NIAGA
(HEADER AND FOOTER)









SASA INARNI
16753059
MANAJEMEN INFORMATIKA (B)




EKONOMI DAN BISNIS
POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
2016


Contoh Algoritma dengan menggunakan Flowchart

Saya akan memberikan contoh algoritma dengan menggunakan flowchart yang merupakan Mata kuliah Algoritma dalam Program Studi Manajemen Informatika Politeknik Negeri Lampung

  1. Algoritma Mengganti Baterai



 2. Algoritma Menentukan Pendapatan Toko


Pamflet dan Poster

Kali ini saya akan menjelaskan tentang pamflet dan poster yang masuk dalam mata kuliah Komputer Grafis pada Program Studi Manajemen Informatika Politeknik Negeri Lampung

Pengertian Pamflet/Flayer
  • Tulisan yang dapat disertai dengan gambar atau tidak, tanpa penyampulan maupun penjilidan, yang dicantumkan pada selembar kertas di satu sisi atau kedua sisinya, bisa dilipat atau dipotong setengah, sepertiga, atau bahkan seperempatnya sehingga terlihat lebih kecil (dapat juga disebut selebaran).
  • Pamflet dapat juga terdiri dari beberapa lembar kertas yang dilipat atau disatukan secara sederhana sehingga menjadi sebuah buku kecil.
  • UNESCO mendefinisikan sebagai keperluan publikasi yang bisa terdiri dari 5 sampai 48 halaman tanpa sampul, bila lebih dari itu disebut buku.
  • Disebabkan oleh biayanya yang murah dan kemudahan produksi serta distribusi, pamflet sering digunakan untuk mempopulerkan ide-ide politik dan agama, atau untuk menyebarkan berita dan promosi/iklan.
  • Pamflet adalah Surat selebaran yang isinya bertujuan untuk mempengaruhi
Syarat-syarat Pembuatan Pamflet
  • Bahasanya jelas, singkat, dan persuasif
  • Ditulis dengan huruf cetak dan besar-besar supaya mudah dibaca
  • Tema aktual
  • Ukuran standar seperti 8.5x11 atau 11x17 cm
  • Pastikan anda menggunakan gambar-gambar orisinil atau gambar-gambar yang tidak di copyright
Macam-macam Pamflet
  • Pamflet kegiatan politik : untuk kampanye dalam pemilu
  • Pamflet kegiatan pendidikan : Penerimaan siswa baru
  • Pamflet kegiatan niaga : Promosi Barang Produksi
  • Pamflet kegiatan seni dan budaya : Pertunjukan Seni atau film dan ssebagainya
Pengertian Poster
poster adalah karya seni atau desain grafis yang memuat komposisi gambar dan huruf diatas kertas berukuran besar

Syarat-syarat Pembuatan Poster
  • Bahasanya Jelas, singkat, dan persuasif
  • Ditulis dengan huruf cetak dan besar-besar supaya mudah dibaca
  • Penggunaan warna harus kontras dan kuat
  • Tema aktual
  • Ukuran standarA3 atau lebih
  • HAnya satu sisi kertas yang digunakan

Bahasa Indonesia - Karya Tulis



 Sekarang saya akan membahas tentang Materi Bahasa Indonesia yang termasuk dalam mata kuliah umum dalam Program studi Manajemen Informatika Politeknik Negeri Lampung tentang Karya tulis

Karya tulis adalah bentuk tulisan yang menyajikan data-data yang dianalisis kedalam teori-teori tertentu.
Contoh :
.   Laporan siswa tentang suatu penelitian tertentu 
.       Artikel dalam surat kabar 
.       Karya tulis siswa
Tahap-tahap Penyusunan Karya Tulis
1    .       Persiapan
a.       Mengumpulkan dan membaca buku-buku untuk memperluas pengetahuan
b.      Mengumpulkan dan membaca buku-buku untuk memilih dan menentukan topik
c.       Mengembangkan kerangka masalah
2    .       Penulisan
     Kegiatan mengembangkan kerangka makalah menjadi sebuah makalah
3    .       Pemeriksaan (revisi)
     Pemeriksaan terhadap isi dan penggunaan kata,kalima,ejaan dan tanda baca.
Pertimbangan dalam memilih topik
a   .       Harus bermanfaat
b   .      Menarik dan sesuai dengan minat penulis
c   .       Topik harus dikuasai penulis
d   .      Tersedia sumber-sumber informasi dan bacaan

Contoh :
Topik                                : Pemerintahan
Pembatasan                       : Pemuda sebagai calon pemimpin
Topik Karangan                 : Pemuda sebagai calon pemimpin pemerintahan masa depan
Judul Karangan                  : Pemuda sebagai calon pemerintahan masa depan
Kerangka Karta Tulis
BAB I PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang
1.2   Permsalahan
1.3   Tujuan
1.4   Metode Pengumpulan Data
1.5   Sistematika
BAB II PEMBAHASAN
BAB III PENUTUP
3.1   Simpulan
3.2   Saran
DAFTAR PUSTAKA

Rabu, 14 Desember 2016

Dasar-dasar Manajemen-PENGENDALIAN

 Sekarang saya akan membahas tentang pengendalian (controling) dalam Dasar-dasar Manajemen yang merupakan salah satu mata kuliah umum dari program studi Manajemen Informatika Politeknik Negeri Lampung.
PENGENDALIAN (CONTROLING)
Menurut Para Ahli
1. Earl P.Strong
    Pengendalian adalah proses pengaturan berbagai faktor suatu perusahaan, agar pelaksanaan sesuai dengan ketetapan dalam rencana.
2. Harold Koontz
    Pengendalian adalah pengukuran dan perbaikan terhadap pelaksanaan pekerjaan bawahan, agar rencana yang telah dibuat untuk mencapai tujuan perusahaan dapat terlaksanakan
3.G.R. Teery
   Pengendalian adalah sebagai proses penentuan, apa yang harus dicapai yaitu, standard apa yang sedang dilakukan,menilai pelaksanaan apabila perlu melakukan perbaikan, sehingga pelaksanaan sesuai dengan rencana yang selaras dengan standar.
Berdasarkan uraian diatas, maka dapat disimpulkan :
Pengendalian adalah proses untuk menerapkan pekerjaan apa yang sudah dilaksanakan, menilai dan mengoreksi dengan maksud supaya pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan rencana.
TUJUAN PENGENDALIAN
1. Supaya proses pelaksanaan dilakukan sesuai dengan ketentuan rencana
2. Melakukan tindakan perbaikan jika ada penyimpangan
3. Supaya tujuan yang dihasilkan sesuai rencana.
ASAS PENGENDALIAN MENURUT HAROLD KOONTZ DAN CYRIL O'DONNEL
a. Asas Tercapainya tujuan
b. Asas efisiensi pengendalian
c. Asas tanggung jawab pengendalian
d. Asaspengendalian terhadap masa depan
e. Asaspengendalian langsung
f. Asas refleksi rencana
g. Asas penyesuaian dengan organisasi
h. Asas pengendalian individual
i. Asas atandar
j. Asaspengendalian terhadap strategis
k. Asas pengecualian
l. Asas pengendalian fleksibel
m. Asas peninjauan atas tindakan
JENIS PENGENDALIAN
1. Pengendalian Karyawan
2. Keuangan
3. Produksi
4, Waktu
5. Teknis
6. Kebijaksanaan
7. Penjualan
8. Inventaris
9. Pengendalian Pemeliharaan